RANGKUMAN WEBINAR MEMBUAT DOMAIN NAME SYSTEM SERVER SENDIRI

     


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

  Halo Semuanyaaa!!! Berjumpa lagi dengan saya Andhika, pada blog kali ini saya akan berbagi ilmu yang baru saya dapatkan ketika mengikuti WEBINAR MEMBUAT DOMAIN NAME SYSTEM SERVER SENDIRI. Yang bertujuan untuk membahas bagaimana cara membuat DNS kita sendiri dan juga pembahasan fungsi command.

Disampaikan oleh : Ir. Onno W Purbo, M. Eng., Ph.D., Rektor Institut Tekhnologi Tangerang Selatan
  • Sebagai contoh server onnocenter.or.id yang dipegang oleh 4 server, hal tersebut masih bisa ditambah dan diubah.
  • Informasi yang bisa ditambahkan pada Domain:
    1. NS : Name Server, atau bisa dikatakan itu adalah alamat DNS seperti ns1.onnocenter.or.id.
    2. A : Address atau alamat IP, bisa dikatakan nomornya. (IPv4)
    3. AAA : Sama seperti A akan tetapi IPv6.
    4. MX : Mail Exchange, atau basa digunakan untuk kita ingin mengirim mail kemana.
    5. CNAME : Dapat diartikan alias.
    6. dll.
  • Untuk mengeceknya kalian bisa menggunakan command " dig ( NS, A, AAA, atau MX) (alamat dns) ".
  • Dengan menggunakan IPv4 sudah cukup tanpa IPv6, intinya IP yang dipakai harus bisa dihubungi oleh internet karena PC berkomunikasi menggunakan IP.
  • DNS tidak tahu itu cdn atau apapun itu, DNS hanya tau IP tersebut namanya apa. Apakah itu nanti diredirect ke IP yang lain itu berurusan dengan Web Servernya.
  • DNS menggunakan IP Static apabila menggunakan modem atau IP Dynamic itu bukan DNS.
  • Subdomain : nama dibalik domain atau nama domain dibawahnya domain. Ex: www.itts.ac.id
  • Subdomain tergantung pada domain itu sendiri.
    1. Apabila domainnya .itts.ac.id berarti subdomain adalah www.
    2. Apabila domainnya .ac.id berarti subdomain adalah www.itts.
    3. Apabila domainnya .id berarti subdomain adalah www.itts.ac
  • Berikut cara untuk bikin DNS server sendiri:
    1. Buat sebuah VM kosong bisa menggunakan Ubuntu.
    2. Lalu cek IP di command "ip a"
    3. Kalian masuk ke User ROOT.
    4. Gunakan command " ps ax | grep bind " untuk mengecek apakah sudah ada program bind.
    5. Gunakan command " ps ax " untuk mengecek apakah ada bind, karena bind adalah software yang sering dipakai untuk DNS Server.
    6. Lalu ketikkan " apt-get install bind9 " untuk menginstall software bind.
    7. Gunakan user lain di Command Promt untuk mengecek apakah DNS tersebut terhubung ke suatu server. dengan cara ketikkan " dig A (nama DNS) @(IP Server contoh 8.8.8.8) ".
    8. Lalu kembali ke User ROOT, dan ketikkan " cd /etc/bind " untuk masuk ke ddirectory bind.
    9. Lalu " ls " untuk mengecek isi directory tersebut.
    10. Ketikkan " cp db.local db.assalam " untuk menambah file database assalam ke DataBase local.
    11. Lalu buka file tersebut dengan " vi db.assalam ".
    12. Saat di dalam menu konfigurasi teks "localhost" diganti nama dns "assalam.or.id."
    13. Untuk teks " root.localhost " diganti menjadi email penanggung jawabnya " admin.assalam.or.id. ".
    14. Lalu Kolom Serial berfungsi untuk apabila kita merubah domain, internet bisa tau ini berubah atau nggak nomor seri domainnya. Untuk mudah mengingat bisa diganti dengan " 2025031401 " dengan arti tahun lalu bulan lalu tanggal dan urutan pembuatan.
    15. Untuk menu dibawah itulah tempat untuk kita mengganti informasi pada Domain.
      • Contoh NS     ns1.assalam.or.id : ns1 hanya digunakan sebagai pengenal.
      • @ : maka menyambung ke assalam.or.id atau yang dilocalhost tadi.
      • Pengetikan ns1 di barisan lurus @ maka itu akan terhubung ke ns1.assalam.or.id
      • Pengetikkan mail dibarisan lurus @ berarti itu menandakan Mail Server.
      • Apabila ingin agar orang bisa kirim email ke domain, caranya tambahkan MX 10 pada baris NS A AAA lalu tambahkan tujuan seperti mail.assalam.or.id.
      • Pengetikkan www atau web dibarisan lurus @ berarti itu menandakan Web Server.
      • Urutan pengetikkan berpengaruh ke pengecekan terlebih dahulu pada domain.
    16. Lalu Escape dan ketik " :wq " untuk save dan keluar.
    17. Untuk cara agar db.assalam bisa masuk ke domain : ketik " sudo vi named.conf.local " untuk masuk ke konfigurasi file.
    18. Tambahkan teks seperti dibawah ini.

    19. Lalu ketikkan " more named.conf.local " apakah teks sudah masuk.
    20. Dan " more db.assalam " untuk melihat informasi yang kita tambahkan pada domain  tadi.
    21. Ketikkan" named-checkconf (nama dns) " untuk mengecek apakah ada sintaks yang eror.
    22. Lalu " named-checkzone (nama dns) db.(nama file) ". Untuk memastikan file konfigurai sudah benar.
    23. Ketikkan " /etc/init.d/named restart " untuk merestart DNS.
    24. Untuk mengeceknya apakah eror atau tidak ketikkan " systemctl status named ". pastikan running.
    25. Untuk mengecek apakah DNS sudah terhubung dengan command " dig A (nama DNS) @(tujuan) ". 
      • dig A assalam.or.id @localhost
      • dig A www.assalam.or.id @localhost
      • Bisa juga dengan menggunakan VM lain. Dengan command " dig A (nama DNS) @(IP Tujuan). Ex: dig A www.assalam.or.id @192.168.0.10
    26. Untuk mengpubliknya harus punya IP Publik atau VPS.
    27. Lalu jika semua VM sudah berhasil. Lalu baru DNS pada qwords ditambahin NSmilik assalam tadi.
  • Directory named.conf.local digunakan untuk menambah domain baru.
  • Untuk mengedit DataBase kalian bisa masuk ke file db.(nama).
  • Setiap pengubahan informasi pada domain harus menggati nomor seri pada Kolo Serial di db.assalam juga.
  • Mengetikkan cp db.local db.(nama file) bisa digunakan untuk mereset db.(nama file) tersebut.
  • Saat traffic tinggi itu berpengaruh ke host, sebagai solusinya menambahkan banyak server jadi ketika 1 mati bisa digantikan dengan server lain.
  • Dengan menggunakan Dynamic DNS berbayar di Chrome. Jadi nanti kita bisa request domain sendiri yang nantinya IP nya akan di setting otomatis oleh Dynamic DNS atau nanti router akan otomatis mengirim IP ke Dynamic DNS dan akan langsung terhubung domainnya. Nanti bisa menggunakan CNAME karena menggunakan .org.
  • Setiap domain 1 file Database atau db.(file name).
  • Forward : Kiri Nama Domain dan Kanan IP Address
  • Reverse : Kebalikannya.
  Sekian itu saja dari saya, semoga semua ilmu yang telah kita pelajari bisa bermanfaat bagi diri kita sendiri dan orang-orang disekitar kita, jangan lupa untuk selalu berdoa dan ikhtiar.

  Apabila berkenan, Silahkan tinggalkan komentar mengenai blog kali ini, itu akan menjadi revisi untuk saya dalam membuat blog kedepannya. 

  Apabila pada blog ini terdapat kata atau penyampaian yang kurang jelas ataupun salah, saya selaku pemilik blog ini, meminta maaf sebesar-besar. 

Terimakasihh.... 
Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Instalasi Debian 12 di Virtualbox

Cara Instalasi dan Konfigurasi Web Server pada Debian 10 di VirtualBox

Cara Instalasi Debian 12 Di Virtualbox Dan Cara Untuk Setting IP Address-Nya