RANGKUMAN WEBINAR Infrastructure as Code: How to Manage Your Cloud without Hassle !

      


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

  Halo Semuanyaaa!!! Berjumpa lagi dengan saya Andhika, pada blog kali ini saya akan berbagi ilmu yang baru saya dapatkan ketika mengikuti Infrastructure as Code: How to Manage Your Cloud without Hassle !, Di webinar ini akan dibahas apa itu IaC, apa perannya dalam mensederhanakan pengelolaan cloud, juga bagaimana best practicenya. Semua insights akan disampaikan langsung oleh Michael Antonius, Cloud Product Development Lead, CloudRaya. 
 
  Mengelola infrastruktur cloud secara manual membutuhkan dedikasi waktu dan juga usaha tersendiri. Infrastructure as Code (IaC) hadir sebagai solusi dengan mengotomatiskan pengelolaan infrastruktur agar lebih cepat, mudah, dan efisien. Memahami potensi dan benefit IaC ini.

 CloudRaya adalah publik cloud provider by Wowrack yang sudah mengusung konsep AIIS (Infrastructure Access Service). Cloudraya menyediakan fitur lengkap seperti Virtual Machine (VM), Object Storage, Container Registry, dan masih banyak lagi.


Pembahasan pertama mengenai Update CloudRaya oleh Tiyan Wisesa selaku Community Spesialis CloudRaya.

  CloudRaya baru saja memunculkan New Cloud Zone di Medan dan Bali. Berikut merupakan penjelasannya.

  1. Closer : Karena infrastucture local jadi memastikan pelayanan akan jauh lebih cepat dan responsive.
  2. Faster : Memberikan peforma dan layanan yang cepat dan kepuasan bagi penggunanya.
  3. Smarter : Karena pengelolaan biaya yang optimal karena regent yang bisa diatur sesuai kebutuhan.
  4. Stronger : Karena fondasi digital yang kuat membuat bisnis digital kita berkembang.
CloudRaya zone sudah ada di Seattle USA dan Medan, Jakarta, Surabaya, Denpasar.


Selanjutnya pembahasan materi utama webinar yaitu Infrastructure as Code: How to Manage Your Cloud without Hassle ! yang disampaikan oleh Michael Antonius, Cloud Product Development Lead, CloudRaya. 

  • IaC atau Infrastructure as Code adalah metode untuk memanage sebuah cloud dengan menggunakan codingan atau sebuah code tertulis.
  • Pada umumnya kita memanage sebuah infrastruktur pada data center atau cloud dalam bentuk resource, dengan IaC kita bisa memanage sebuah resource pada cloud atau data center dengan menggunakan code seperti sebuah aplikasi.
  • Dengan IaC kita bisa deploid, juga bisa test dan bisa diubah sesuai keinginan kita (modified) layaknya sebuah aplikasi.
  • Berikut 4 problems kenapa tradisional Cloud Management:
    1. Time-consuming and error-prone : Ketika kita medeveloper sebuah infrastuktur seperti halnya kita dev aplikasi ada waktu namanya trail dan error dan ini membutuhkan waktu, yang sebenarnya membutuhkan 1 kali akan tetapi di tradisional Cloud kita cenderung menggunakan beberapa kali.
    2. Lack of Consitency : Karena biasanya kita mmenggunakan cloud panel jadi manual atau klik.
    3. Hard to Scale : Ketika infrastruktur dimanage secara manual tentu membutuhkan sebuah tools dimana ini IaC membantu dalam hal tersebut (Scalability secara besar).
    4. Difficulty in Tracking Change : Ketika kita mengubah suatu resource contoh yang awalnya 1 cpu menjadi 2 cpu biasanya kita harus menggunakan cara manual, sedangkan dengan IaC ini sudah tertera pada codingannya.
  • Berikut konsep IaC atau Infrastruktur as Code:
    1. Declarative vs Imperative Approaches : Kalian pasti familiar dengan CLI command, Imperative seperti Shell, Bash, Linux CLI, kalo declarative seperti Yaml, Terraform, dan Github.
    2. Version Control & Automation : Karena berbentuk code jadi dia bisa efisien control jadi infrastruktur bisa disamakan seperti sebuah aplikasi jadi bisa menjadi versi 1 versi 2. IaC ketika terdapat sebuah digit yang diubah otomatis akan impact ke room infrastruktur.
    3. Idempotency : Dengan cloud yang sama dia akan menciptakan infrastruktur yang sama.
  • Berikut contoh tools yang bisa digunakan:
  1. Terraform
  2. AWS CloudFormation
  3. Github
  4. Ansible
  5. Pulumi, dll.

  • Demo cara penggunaan atau pengaplikasian IaC pada CloudFlare.
    1. " terraform plan" perintah yang digunakan untuk mngecek apakah ada sebuah kesalahan yang terjadi pada Cloud ata Code.
    2. " terraform apply" perintah yang juga digunakan untuk mengecek apakah ada kesalahan pada cloud atau code yang nantinya akan diterapkan konfigurasi terraform untuk mengubah atau membuat resource.
    3. " terraform impor " perintah ini dapat digunakan untuk membut sebuah state yang sama dengan sebelumnya dengan syarat infrastruktur masih ada.
    4. Jadi pengaplikassiannya jika diteorikan nanti kita perlu membuat state atau code yang menghubungkannya denga cloud kita lewat code tersebut kita bisa mengatur banyak cloud atau data center dengan lebih mudah dan effisien juga kita bisa memanage code untuk merubahnya atau modify dengan mudah karena berbasis sebuah code.
    5. Sebuah tips untuk pemula apabila ingin belajar  kalian harus memahami sebuah panel pada cloud tersebut terlebih dahulu jadi disarankan berfokus pada 1 cloud saja.
    6.  Dalam konteks Kubernetes, Terraform bisa Mengelola dan membuat cluster Kubernetes secara otomatis.
    7. File konfigurasi utama yang digunakan dalam terraform yaitu main.tf.
  • Manfaat dari IaC atau Infrastructure as Code:
    1. Infrastruktur bisa dikelola secara otomatis
    2. Konfigurasi bisa didokumentasikan dalam bentuk kode.
    3. Dapat mengurangi resiko human error dalam pengelolaan infrastruktur.
  • Di Kubernetes, kelebihan menggunakan Terraform dibandingan YAML Manifest biasa adalah Terraform bisa mengatur insrastruktur di luar kubernetes,termasuk cloud dan bare metal.
  Sekian itu saja dari saya, semoga semua ilmu yang telah kita pelajari bisa bermanfaat bagi diri kita sendiri dan orang-orang disekitar kita, jangan lupa untuk selalu berdoa dan ikhtiar.

  Apabila berkenan, Silahkan tinggalkan komentar mengenai blog kali ini, itu akan menjadi revisi untuk saya dalam membuat blog kedepannya. 

  Apabila pada blog ini terdapat kata atau penyampaian yang kurang jelas ataupun salah, saya selaku pemilik blog ini, meminta maaf sebesar-besar. 

Terimakasihh.... 
Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Instalasi Debian 12 di Virtualbox

Cara Instalasi dan Konfigurasi Web Server pada Debian 10 di VirtualBox

Cara Instalasi Debian 12 Di Virtualbox Dan Cara Untuk Setting IP Address-Nya