MODUL 7 I/O MONITORING (ADINUSA)

I/O Monitoring and Disk Bottlenecks
Masalah performa disk bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti kurangnya memori atau masalah pada jaringan. Saat CPU menunggu proses I/O selesai, sistem bisa disebut sebagai "I/O-bound". Namun, terkadang masalah ini bisa membingungkan. Misalnya, jika buffer memori penuh, seolah-olah memori kurang, padahal masalah sebenarnya adalah kecepatan I/O yang lambat.
Pemantauan dan pelacakan secara real-time sangat penting untuk menemukan dan mengatasi hambatan I/O. Namun, masalah yang jarang terjadi atau tidak berulang bisa sulit untuk dideteksi. Ada banyak variabel dalam tuning I/O, dan nantinya akan dibahas juga tentang penjadwalan I/O.
IOSTAT
iostat adalah alat dasar untuk memantau aktivitas perangkat I/O di sistem Linux. Alat ini dapat memberikan laporan terperinci tentang penggunaan CPU dan aktivitas disk.
- Perintah iostat menampilkan informasi penggunaan CPU dan statistik I/O perangkat.
- Statistik mencakup TPS (transaksi I/O per detik), jumlah blok yang dibaca/ditulis, serta tingkat penggunaan CPU.
- Opsi tambahan yang berguna:
-k: Menampilkan hasil dalam satuan KB.-N: Menampilkan data berdasarkan nama perangkat.-x: Memberikan laporan yang lebih rinci.
- Jika persentase pemanfaatan I/O mendekati 100%, itu menandakan sistem mengalami bottleneck.
Dengan iostat, pengguna dapat menganalisis performa disk dan mencari tahu apakah ada masalah yang menyebabkan sistem menjadi lambat.
IOTOP
iotop adalah alat yang berguna untuk memantau penggunaan I/O disk secara real-time di Linux, mirip dengan perintah top. Namun, perintah ini harus dijalankan sebagai root.
Fungsi iotop:
- Menampilkan daftar proses yang menggunakan I/O disk.
- Memperbarui data secara berkala.
- Menunjukkan jumlah data yang dibaca dan ditulis oleh setiap proses.
Cara Menggunakan iotop:
- Jalankan perintah berikut untuk melihat opsi yang tersedia:
iotop --help - Untuk tampilan yang lebih rapi tanpa informasi yang tidak perlu, gunakan opsi -o.
Alat ini membantu mengidentifikasi proses yang menyebabkan beban tinggi pada disk, sehingga berguna untuk troubleshooting performa sistem.

Komentar
Posting Komentar