MODUL 2 LINUX FILESYSTEM TREE LAYOUT (ADINUSA)

LINUX STANDARD DIRECTORY TREE memperkenalkan hierarki filesystem Linux, menjelaskan struktur direktori standar, serta pentingnya memahami tata letak ini untuk pengelolaan sistem yang efektif. Struktur ini mengatur bagaimana file dan folder disusun dalam sistem operasi berbasis Linux, sehingga semua distribusi memiliki pola yang seragam dalam menyimpan file dan konfigurasi system.
Semua file dan direktori di Linux berada didalam satu direktori utama, yaitu Root Directory (/).
- Root Directory ( / )
Merupakan dasar dari semua direktori dalam sistem Linux. Bisa diibaratkan sebagai "akar" dari sistem file, dimana semua direktori dan file berada dibawahnya.
- /bin (Binaries)
Menyimpan perintah dasar yang digunakan semua pengguna, seperti ls, cp, mv, dll.
- /boot (Boot Files)
Berisi file yang diperlukan untuk booting sistem seperti kernel Linux.
- /dev (Device File)
Menyimpan file untuk mengakses perangkat keras seperti disk dan USB.
- /etc (Configuration Files)
Berisi file konfigurasi sistem dan aplikasi.
- /home (User Home Directories)
Menyimpan file pengguna pribadi di sistem, misalnya /home/user.
- /lib
Menyimpan pustaka (library) yang dibutuhkan biner untuk dapat dieksekusi di /bin dan /sbin.
- /lib64
Menyimpan pustaka (library) 64 bit, yang dibutuhkan biner untuk dapat dieksekusi di /bin dan /sbin. Untuk sistem yang menjalankan program 32-bit dan 64-bit.
- /media (Removable Media)
Digunakan untuk me-mount (memasang) perangkat eksternal seperti flashdisk dan DVD.
- /mnt (Mount Directory)
Tempat sementara untuk me-mount (memasang) partisi atau sistem file lainnya secara manual.
- /opt (Optional Software)
Menyimpan atau menginstall software atau aplikasi tambahan yang tidak termasuk dalam direktori standard.
- /proc (Process Information)
Menyimpan informasi tentang proses yang sedang berjalan.
- /sys (System Information)
Berisi informasi tentang perangkat keras sistem, driver, modul kernel, dan struktur konfigurasi sistem dimana semua informasi hanya berada di memori bukan di disk.
- /root (Root User's Home)
Folder home untuk user root (superuser).
- /sbin (System Binaries)
Berisi perintah sistem yang hanya bisa dijalankan oleh root, seperti shutdown.
- /srv (Service Data)
Digunakan untuk menyimpan data layanan server seperti Web Server.
- /tmp (Tempory Files)
Menyimpan file sementara yang akan dihapus otomatis setelah restart.
- /usr (User Progams)
Berisi program dan library tambahan seperti /usr/bin dan /usr/lib.
- /var (Variable Data)
Menyimpan data yang berubah seperti log dan cache.
- /run (Runtime Data)
Menyediakan informasi tentang proses yang berjalan dan status waktu nyata sistem.
Kesimpulan
Dari penjelasan diatas sudah kita pahami bahwa Struktur Hirarki File system Linux sangat bergantung pada direktori-direktori diatas yang sudah saya jelaskan dan mereka saling berkaitan satu sama lain. Maka dari itu jika suatu sistem Linux terdapat error itu sangat rumit untuk menyelesaikanna. Itulah salah satu kelemahan pada sistem Linux, kalian harus jeli dan suka ngoprek untuk mahir dalam menggunakan Linux.
Untuk melewati task di Modul 2 agar bisa lanjut ke Modul 3 kalian bisa klik disini untuk tutorialnya

Komentar
Posting Komentar