Cara Instalasi dan Konfigurasi Database Server pada Debian 10 di VirtualBox
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Halo Semuanyaaa!!! Berjumpa lagi dengan saya Andhika, pada blog kali ini saya akan memberikan cara ataupun tips secara step by step mengenai instalasi dan konfigurasi Database Server, seperti biasanya sebelum membuat, memakai dan sejenisnya, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa yang akan kita pakai atau buat itu, karena kita hari ini akan mempelajari instalasi dan konfigurasi Database Server, saya akan menjelaskan mengenai Database Server seperti apa itu Database Server? dan masih banyak lainnya, tentunya setelah itu kalian akan muncul pertanyaan seputar Database Server, oleh karena itu simak dengan baik semua tipsnya agar kalian bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat mengenai Database Server.
Apa itu Database Server?
Database Server adalah perangkat lunak atau sistem komputer yang bertugas menyimpan, mengelola, dan menyediakan data untuk digunakan oleh aplikasi atau pengguna. Database server bertindak sebagai pusat penyimpanan data yang dapat diakses melalui jaringan oleh banyak pengguna atau aplikasi sekaligus.
Fungsi Database Server
1. Menyimpan Data: Sebagai tempat penyimpanan utama untuk berbagai jenis data, mulai dari data kecil hingga besar.
2. Mengelola Data: Mengatur, mengedit, atau menghapus data secara efisien sesuai kebutuhan.
3. Memberikan Akses Data: Memastikan data bisa diakses dengan cepat dan aman oleh pengguna atau aplikasi yang berwenang.
4. Menjamin Keamanan Data: Memberikan fitur keamanan seperti autentikasi dan enkripsi agar data tetap aman.
Kelebihan Database Server
1. Pusat Data Terintegrasi: Semua data tersimpan di satu lokasi yang mudah dikelola.
2. Akses Multi-Pengguna: Banyak pengguna dapat mengakses data secara bersamaan.
3. Keamanan Tinggi: Memiliki fitur keamanan yang canggih.
4. Efisiensi dan Kecepatan: Pemrosesan data dilakukan dengan cepat dan efisien.
5. Mendukung Skalabilitas: Dapat ditingkatkan kapasitasnya sesuai kebutuhan.
Kekurangan Database Server
1. Biaya Tinggi: Pembuatan dan pemeliharaan membutuhkan biaya besar.
2. Kompleksitas Sistem: Memerlukan tenaga ahli untuk instalasi dan manajemen.
3. Ketergantungan Jaringan: Memerlukan koneksi jaringan yang stabil untuk akses optimal.
4. Risiko Kegagalan Sistem: Jika server rusak, seluruh data mungkin tidak bisa diakses sementara waktu.
Kesimpulan
Database Server adalah komponen penting dalam dunia teknologi, terutama untuk mengelola data dalam jumlah besar. Dengan berbagai kelebihannya seperti efisiensi, keamanan, dan kemampuan multi-pengguna, sistem ini sangat membantu perusahaan atau organisasi. Namun, biaya dan kompleksitasnya juga harus diperhatikan sebelum implementasi.
Langkah-Langkah Untuk Instalasi dan Konfigurasi Database Server:
1. Sebelum mulai ke langkah install dan konfigurasi databasenya pastikan kalian sudah download file "phpmyadmin.zip",
2. Jalankan Virtual machine Debian 10 kalian yang telah kalian install sebelumnya, jika belum silahkan klik di sini Turtorial Install Debian Server
3. Silahkan login ke mode "root",
4. Silahkan konfigurasi IP Address dengan perintah "nano /etc/network/interfaces",
5. SIlahkan kalian konfigurasi seperti gambar di bawah ini, jika sudah tekan ctrl+s untuk menyimpan konfigurasi dan ctrl+x untuk keluar konfigurasi,
GAMBAR HANYA CONTOH
6. Silahkan restart konfigurasi IP nya dengan perintah "/etc/init.d/networking restart",
7. Ketik "ip a" untuk mengecek IP,
8. Ketik "apt-get install php7.3-mysql",
9. Selanjutnya ketik "apt install php php-mysql php-json php-mbstring php-zip php-gd php-xml php-curl",
10. Kalian masukkan DVD Debian 10 iso 1 jika di minta,
11. Silahkan kalian masukkan DVD Debian 10 iso 2 jika di minta,
12. Install mariadb dengan perintah "apt install mariadb-server",
13. Ketik "mysql_secure_installation",
14. Masukkan password root kalian,
15. Ketik "y" untuk setting password root untuk mysql,
16. Buat password sesuai keinginan kalian, lalu masukkan lagi untuk memverivikasi,
17. Kalian ketik "y" untuk remove anonymous user,
18. DI bagian Dissallow ini kalian ketik "y",
19. Ketik "y" lagi,
20. DI bagian reload privileges table now kalian ketik "y",
21. Ketik "mysql -u root -p", dan masukkan password root kalian,
22. Buat database baru dengan perintah "create database (nama untuk database kalian);",
23. Ketik perintah "show databases;" untuk melihat ada database apa saja di dalamnya,
24. Ketik perintah " create user '(user kalian)'@'localhost' identified by '(password user kalian)'; ",
25. Ketik "grant all privileges on *.* to '(user kalian)'@'localhost';",
26. Ketik "flush privileges ;",
27. Ketik "quit" untuk keluar konfigurasi,
28. Silahkan masuk ke directory apache2 dengan perintah "cd /etc/apache2/sites-available" lalu "ls" untuk melihat apa saja yang ada di dalam nya, jika kalian belum menginstall apache 2 silahkan lihat Turtorial Install Apache2,
29. Ketik "nano (user).conf",
30. Silahkan kalian sesuaikan dengan gambar di bawah ini, jika sudah tekan ctrl+s untuk menyimpan dan ctrl+x untuk keluar,
Before
After
31. Restart kontigurasi apache2 nya dengan perintah "/etc/init.d/apache2 restart",
32. Masuk ke directory html dengan perintah "cd /var/www/html" (seperti yang ada di DocumentRoot saat konfigurasi apache2) dan "ls" untuk melihat apa yang ada di directory tsb,
33. Tambahkan folder phpmyadmin dengan perintah "mkdir phpmyadmin" lalu "chmod 777 phpmyadmin",
34. Ketik "adduser (nama bebas)" untuk login di winscp, Untuk menggunakan Winscp silakan install Ftp Server dengan klik disini untuk turtorialnya.
35. Silahkan buat password dan masukkan ulang password untuk memverivikasi lalu tekan "y",
36. Restart proftpdnya dengan perintah "/etc/init.d/proftpd restart",
37. Cek status proftpd nya dengan perintah "systemctl status proftpd.service", seperti diatas
38. Silahkan kalian masuk ke file explorer dan ekstrak folder phpmyadmin.zip yang sudah kalian install di awal,
39. Masuk ke aplikasi WinSCP nya dan login menggunakan user yang telah kalian buat tadi,
40. Silahkan kalian cari folder "var",
41. Cari folder "www",
42. Cari "html",
43. Silahkan kalian masuk ke folder "phpmyadmin" yang telah kalian buat di dalam debian tadi,
44. Silahkan kalian masuk ke folder phpmyadmin yang telah kalian ekstrak tadi, dan tekan ctrl+a untuk memilih semua lalu klik kanan dan pilih upload,
45. Klik "ok",
46. Silahkan tunggu hingga proses pemindahkan file nya selesai,
47. Jika sudah silahkan di cek apakah sudah ter copy semua,
48. Silahkan kalian kembali ke debian, dan masukkan perintah "cd /var/www/html/phpmyadmin" untuk masuk ke directory phpmyadmin, dan ketik "ls" untuk melihat isinya,
Pengujian Login PhpMyAdmin
1. Silahkan masuk ke browser dan tuliskan "(DNS)/phpmyadmin" kalian, silahkan klik di sini untuk tutorial konfigurasi DNS Server,
2. Login menggunakan user dan password user kalian,
3. Jika sudah masuk ke halaman ini berati langkah installasi nya sudah benar,
Langkah Koneksi Form ke Database
1. Pertama tama silahkan kalian kembali ke Debian, dan ketik "cd/var/www/html" lalu "ls",
2. Lalu silahkan kalian coding html dengan perintah "nano index.html",
3. Lalu silahkan kalian coding html simple untuk form pendaftaran, jika sudah silahkan tekan ctrl+s dan ctrl+x,
NB: Codingan html di atas hanya sebagai tampilan dari form saja, dan belum bisa terkoneksi jika kita tidak melakukan coding terhadap submit.php
4. Silahkan kalian ketik "nano submit.php"
5. Silahkan kalian coding php nya sesuai gambar di bawah ini, lalu tekan ctrl+s dan ctrl+x,
NB: Tolong di perhatikan
Di " $koneksi = mysql_connect 'localhost', 'root', 'dhikasalam', 'Data' " itu berisi 'localhost', '(mode root)', '(password root kita)', dan '(nama database yang akan kita buat nanti)',
Harap di perhatikan juga huruf besar kecilnya saat membuat Database di phpmyadmin nya nanti
Di " $nama hingga $submit yang di dalamnya berisi 'nama' hingga 'submit' " harap di perhatikan huruf besar dan kecilnya saat mengisi di tabel database nanti,
Di " $query = INSERT INTO Biodata " itu berisi INSERT INTO (Nama tabel yang akan kita buat nanti), tolong di perhatikan besar kecil hurufnya saat membuat nama untuk tabel nanti
6. Silahkan restart konfigurasi apache2 nya dg perintah "/etc/init.d/apache2 restart",
7. Silahkan kalian masuk lagi ke Browser phpmyadmin nya, lalu pilih opsi "New" di sebelah kiri, dan buat nama untuk database kalian, dan tekan "Create",
NB: Gambar di atas hanya sebagai gambaran umum bagaimana cara membuat Database, tolong di buat nama database nya sama persis seperti yang telah di buat di "submit.php" tadi,
8. Buat nama untuk tabel dan tentukan jumlah kolom sesuai form yang telah kalian coding di html tadi,
NB: contoh waktu coding html tadi saya pakai "nama, kelas, absen, alamat, gender, email, submit" jadi jika di jumlah menjadi 7 kolom
9. Silahkan kalian isi tabel nya sesuai dengan codingan yang telah di buat di submit.php, jika sudah scroll ke bawah dan pilih "Save"
Before
After
NB: Gambar di atas hanya sebagai gambaran umum bagaimana cara mengisi tabel, untuk isi silahkan di samakan dengan yang ada di "submit.php" mulai dari urutan nya hingga besar kecilnya huruf,
10. Silahkan kalian centang di bagian "Check All" dan tekan Opsi "Unique",
Pengujian Koneksi Form ke Database Server
1. Silahkan kalian buka tab baru, dan masukkan DNS kalian dan isi form yang tadi telah kalian buat dan klik "Kirim",
2. Jika muncul Halaman seperti ini maka Form yang tadi kalian kirim sudah berhasil masuk ke database,
3. Jika data sudah berhasil masuk ke database maka kita telah berhasil melakukan instalasi dan konfigurasi Database server nya tanpa ada kendala,
Apabila pengecekan Database Server sudah berhasil berarti semua cara yang diberikan sudah selesai. Itu saja yang bisa saya sampaikan mengenai Database Server.
Semoga setelah kalian menyimak dan mempraktekannya kalian mendapatkan ilmu yang bermanfaat, dan jangan sampai lupa untuk membagikan ilmu yang kalian dapat ke orang lain juga.
Sekian itu saja dari saya, semoga semua ilmu yang telah kita pelajari bisa bermanfaat bagi diri kita sendiri dan orang-orang disekitar kita, jangan lupa untuk selalu berdoa dan ikhtiar.
Selamat mencoba dan Semoga Berhasill !!!
Apabila berkenan, Silahkan tinggalkan komentar mengenai blog kali ini, itu akan menjadi revisi untuk saya dalam membuat blog kedepannya.
Apabila pada blog ini terdapat kata atau penyampaian yang kurang jelas ataupun salah, saya selaku pemilik blog ini, meminta maaf sebesar-besar.
Terimakasihh....
Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.








.png)
.png)



























































Komentar
Posting Komentar